Tag

, , , , , , , , , , , , , , , ,

Buddha As We Think So We Become

We are what out thoughts have made us. So take care about what you think.Words are secondary. Thoughts live; they travel far. Swami Vivekananda

Bagi yang baru belajar meditasi, ketika kita coba memejamkan mata kita untuk mencoba berkonsentrasi pada sesuatu misalnya dengan cara mengucap nama suci Tuhan, berkonsentrasi pada nafas, berkonsentrasi dengan membayangkan sesuatu seperti cahaya lilin atau pada suatu obyek tertentu mungkin baru merasakan dan menyadari bahwa ketika mata terpejam pikiran malah bergerak kesana kesini, sesekali bisa konsentrasi tetapi tidak lama dia bisa pergi ke masa lalu, kejadian yang baru dialami, benda benda yang tiba tiba muncul walaupun kita sudah berusaha kuat untuk berkonsentrasi. Sebenarnya bagaimana sih cara menenangkan pikiran? Mungkin cerita inspiratif ini bisa bermanfaat untuk belajar menaklukan “Si kuda liar” pikiran kita.

Seorang kaisar besar membeli seekor kuda seharga ratusan juta rupiah. Kuda ini sangat binal, tak seorangpun bisa menungganginya.

Putranya, Sikandar, tampil dan berkata, “Ayahanda tercinta, saya sanggup menungganginya. ” Segera sang putra mahkota menaiki punggungnya dan menungganginya ke arah matahari. Aneh….si kuda binal tidak berontak sedikitpun dan malah berlari kencang.Sekembalinya, sang kaisar bertanya, “Wahai putraku, bagaimana engkau menungganginya sedemikian mudahnya?”

“Kuda ini sebetulnya takut pada bayang-bayangnya sendiri paduka. Makanya hamba mengendarainya ke arah matahari”, sahut sang putra mahkota.

Demikianlah ‘si kuda binal’ pikiran ini. Bila Anda mengendarainya mengarah kepada Diri-Jati, maka ia damai. Sebaliknya, bila Anda mengendarainya menuju Maya, delusi, ia meronta-ronta, melompat-lompat dan berjingkrak-jingkrak.

~ Sri Swami Sivananda Sarasvati.

Sumber cerita : http://www.facebook.com/note.php?note_id=490668393722